A. Pengertian
Internet of Things
Internet of Things, atau
dikenal juga dengan singkatan IoT, merupakan sebuah konsep yang bertujuan untuk
memperluas manfaat dari konektivitas internet yang tersambung secara
terus-menerus. Adapun kemampuan seperti berbagi data, remote cotrol, dan
sebagainya, termasuk juga pada benda di dunia nyata. Contohnya bahan pangan,
elektronik, koleksi, peralatan apa saja, termasuk benda hidup yang semuanya
tersambung ke jaringan lokal dan global melalui sensor yang tertanam dan selalu
aktif.
B.
Cara Kerja
Cara Kerja Internet of
Things yaitu dengan memanfaatkan sebuah argumentasi pemrograman yang dimana
tiap-tiap perintah argumennya itu menghasilkan sebuah interaksi antara sesama
mesin yang terhubung secara otomatis tanpa campur tangan manusia dan dalam
jarak berapa pun.Internetlah yang menjadi penghubung di antara kedua interaksi
mesin tersebut, sementara manusia hanya bertugas sebagai pengatur dan pengawas
bekerjanya alat tersebut secara langsung.
C.
Teknologi Pengimplementasian Internet of Things
1. Kode Batang
Kode batang atau lebih dikenal dengan bahasa inggrisnya barcode adalah
suatu kumpulan data optik yang dapat dibaca oleh alat scannernya.
Contoh kode batang
2. Kode QR
Kode QR atau lebih dikenal dengan sebutan QR Code (Quick Response Code)
adalah suatu kode batang dua dimensi yang dikembangkan oleh Denso Wave, salah
satu divisi pada Denso Corporation yang merupakan perusahaan jepang. Sesuai
namanya Kode QR (Quick Response) diciptakan untuk menyampaikan informasi dengan
cepat dan mendapatkan respons yang cepat pula.
contoh kode QR
3. Identifikasi Frekuensi Radio
Identifikasi Frekuensi Radio atau RFID (Radio Frequensi Identifity)
merupakan salah satu teknologi implementasi dari Internet of Things. Secara
singkatnya, RFID adalah sebuah metode identifikasi secara otomatis dengan
menggunakan suatu piranti yang disebut RFID tag atau transponder [6]. Pada
zaman modern sekarang ini, RFID merupakan teknologi yang sudah umum (banyak
digunakan), dikarenakan kegunaan dan efisiensinya dalam mendukung segala
aktivitas kehidupan manusia. Baik pada sektor produksi, distribusi maupun
konsumsi.
contoh RFID
contoh
RFID yang ditempelkan pada sepatu untuk mendeteksi pelari di garis
finish
D.
Manfaat Internet of Things
Banyak manfaat yang didapatkan
dari internet of things. Pekerjaan yang kita lakukan menjadi cepat, mudah, dan
efisien. Kita juga bisa mendeteksi pengguna dimanapun ia berada. Sebagai contoh
barcode yang tertera pada sebuah produk. Dengan barcode tersebut, bisa dilihat
produk mana yang paling banyak terjual dan produk mana yang kurang diminati.
Selain itu dengan barcode kita juga bisa memprediksi produk yang stoknya harus
ditambah atau dikurangi. Dengan barcode kita tak perlu susah – susah menghitung
produk secara manual. Contoh lain saat kita pergi ke Singapore. Jika kita ingin
bepergian menggunakan transportasi umum seperti MRT atau bis kita cukup
menggunakan atau membeli EZ-link card. EZ-link card biasanya dipakai oleh para
wisatawan yang mengunjungi Singapore sebagai pengganti uang untuk membayar jasa
transportasi yang telah digunakan. Sedangkan warga negara Singapore sendiri
menggunakan ktp ataupun kartu pelajar sebagai alat membayarnya. Cara ini lebih
efisien dan cepat ketimbang kita menggunakan uang tunai. Jika kita menggunakan
uang tunai, kita masih harus mengantri untuk membayar, belum lagi jika kita
membayar dengan nilai nominal uang besar, kita harus menunggu untuk mendapatkan
uang kembalian kita.
Aplikasi IoT dalam B2B dan pemerintahan:
Iklan dan pemasaran terhubung. Cisco
percaya bahwa kategori ini (Billboards terkoneksi internet) akan menjadi tiga
terbesar kategori IoT, bersamaan dengan smart factories dan sistem pendukung
telecommuting.
Sistem pengelolaan sampah. Di Cincinnati,
volume sampah masyarakat turun 17% dan volume daur ulang meningkat hingga 49%
melalui pemanfaatan program “pay as you throw” berbasis teknologi IoT untuk
memonitor siapa yang membuang sampah melebihi batas.
Jaringan listrik pintar yang menyesuaikan
tarif untuk penggunaan puncak energi. Jaringan listrik ini mewakili penghematan
US$200 miliar hinga US$500 miliar per tahun sampai dengan 2025 berdasarkan
McKinsey Global Institute.
Sistem air cerdas. Kota Doha, Sao Paulo,
dan Beijing mengurangi kebocoran air 40-50% dengan meletakkan sensor pada pompa
dan infrastruktur air lainnya.
Penggunaan dalam industri mencakup pabrik
dan gudang terhubung, internet yang dikelola jaringan rakitan, dan sebagainya.
E.
Sumber